Zikir dan doa dalam haji dan umrah :

Zikir dan doa dalam haji dan umrah :
Sesungguhnya doa dan zikir dalam haji dan umrah yang sifatnya spesifik hanya sedikit. Sehingga mudah untuk dihafalkan dan dipahami. Dan selebihnya terserah setiap jema’ah haji dan umrah. Dimana ini membuka peluang buat kita untuk berzikir dan berdo’a sesuai dengan kehendak hati kita, selama tidak melanggar syari’at. Menurut kami zikir dan do’a yang terbaik pada saat2 seperti ini adalah apa yang memenuhi unsur2 berikut ini:
a) Zikir dan Do’a yang kita hafal
b) Hati kita ingin berzikir atau berdo’a dengannya.
c) Zikir2 dan do’a yang di ajarakan atau dicontohkan oleh Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam. (Untuk do’a bisa dari pribadi masing2 dan dalam bahasa apapun, selama bukan didalam sholat).
d) Tidak menghususkan do’a dan zikir tertentu pada tempat, waktu, dan kondisi tertentu kecuali kalau itu ada dasar dari quran dan sunnah. (contoh dalam thowaf: tidak boleh menghususkan putaran satu atau dua dsb dengan zikir dan do’a tertentu karena tidak ada dasar dari quran dan sunnah, sekalipun nampaknya hal itu “bagus”)
Berikut ini zikir dan do’a dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

1. Pada saat beihram :
- Bagi yang haji tamattu’ : “Labbaika Allahumma ‘umratan”.

لبيك اللهم عمرة

- Bagi yang haji ifrad : “Labbaika Allahumma hajjan”.

لبيك الله حجا

- Bagi yang haji qiran : “Labbaika Allahumma hajjan
wa ‘umratan”.

لبيك اللهم حجا وعمرة

2. Bacaan Talbiyah :
لبيك اللهم لبيك لبيك لا شريك لك لبيك إن الحمد والنعمة لك والملك لا شريك لك

“Labbaika Allahumma labbaik, labbaika laa-syarikalaka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka walmuk. Laa-syarikalak.” – Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji dan kebesaran adalah untuk-Mu semata-mata. Segenap kerajaan untuk-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.

3. Saat melaksanakan thowaf:

a. Saat memulai thowaf : “Bismillahi wallahu akbar”. بسم الله والله أكبر

b. Lalu membaca :

اللهم إيمانا بك وتصديقا بكتابك ووفاء بعهدك واتباعا لسنة نبيك محمد صلى الله عليه وسلم

“Allahumma imanan bika watasdiqan bikitabika wawafaan bi’ahdika wattiba’an lisunnati nabiyyika Muhammadin sallallahu ‘alaihi wasallam”. Artinya : Ya Allah, aku tawaf ini karena beriman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu dan memenuhi janji-Mu dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad saw.
c. Antara rukun yamani dan hajar Aswad:

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار
Rabbana atina fiddunya hasanatan wafil akhirati hasanatan waqina ‘azabannar.”
Artinya:
“Wahai Tuhan kami, berilah kami di dunia dan di akhirat kebaikan dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”
Dapat ditambah:
وأدخلنا الجنة مع الأبرار يا عزيز يا غفار يا رب العالمين
“Wa-adkhilnal jannata ma’al abrar, ya “azizu ya gaffaru ya rabbal ‘alamin”
Artinya:
“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Mulia, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”

4. Saat melakukan sa’i :

Ketika naik ke bukit Shofa dan bukit Marwah : -Membaca ayat 158 surah al-baqarah :
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ
أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيم
(Innas safa walmarwata min sya’airillah. Faman hajjal baita awi’tamara fala junaha ‘alaihi ayyatawwafa bihima waman tatawwa’a khairan fa innallaha syakirun ‘alim.)
Artinya : Sesungguhnya Safa dan Marwah sebagian dari Syi’ar-Syi’ar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah Haji ke baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Penerima Kebaikan lagi maha Mengetahui.”
Kemudian dilanjutkan dengan zikir berikut ini :
لَا إله إلا الله وحده لا شريك له , له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير . لا إله إلا الله وحده أنجز وعده ونصر عبده وهزم الأحزاب وحده
- La ilaha illalahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syai inqadir.
- La ilaha illallahu wahdahu, anjaza wa’dahu wanasara ‘abdahu wahazamal ahzaba wahdah.
Artinya : Tidak ada Tuhan selain Allah yang Esa, tidak ada syarikat baginya , miliknya segala kerajaan dan pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa yang menepati janjiNya membela hamba-hmbaNya yang menghancurkan musuh-musuhNya dengan keEsaanNya.

5. Saat berada diarafah:
لا إله إلا الله وحده لا شريك له , له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير
” La ilaha illalahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku walahul hamduwahuwa ‘ala kulli syai inqadir”.
Artinya : Tidak ada Tuhan selain Allah yang Esa, tidak ada syarikat baginya , miliknya segala kerajaan dan pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Zikir dan do’a lain yang erat kaitannya dengan kegiatan haji dan umrah.
1. Doa minum air zam-zam :
Pada saat minum air zam-zam disunnahkan berdo’a apa saja yang kita kehendaki dari kebaikan dunia dan akhirat. Berikut ini salah satu do’a yang ma’tsur dari ibnu ‘Abbas radiyallahu ‘anhuma.
اللهم إني أسألك علما نافعا ورزقا واسعا وشفاء من كل داء
“Allahumma inni as-aluka ‘ilman na-fi’an warizqan wa-si’an wasyifa-an minkulli da-in”
Artinya: Ya Allah aku memohon dari-Mu ilmu yang bermanfa’at, rezki yang luas(banyak) dan kesembehan dari segala penyakit.
2. Ucapan ketika ziarah ke Maqam Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wasallam.
السلام عليك يا رسول الله ورحمة الله وبركاته (assalamu ‘alaika ya rasuulullah warahamatullahi wabarakatuh).
Dapat ditambahkan dengan bacaan :
أشهد أنك قد بلغت الرسالة وأديت الأمانة ونصحت الأمة وجاهدت في الله حق الجهاد . (asysyhadu annaka qod ballagta arrisalah, waaddayta al-manah, wanashota al-ummah, wajahadta fillahi haqqoljihad)
Artinya : Saya bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan risalah-Allah, dan telah melaksanakan amanah serta telah memberi nasihat-yang sempurna pada ummat, dan telah berjihad dengan sebenar-benarnya.
3. Ucapan ketika ziarah kemaqam Abu Bakar ashshiddiq radiyallahu ‘anhu :
السلام عليك يا أبا بكر (assalamu ‘alaika ya Aba Bakr)
4. Ucapan ketika ziarah kemaqam Umar bin khottab radiyallahu ‘anhu :
السلام عليك يا عمر (assalamu ‘alaika ya ‘umar)
5. Ucapan ziarah kubur secara umum termasuk kuburan baqi’ dan kuburan para syuhada uhud.
السلام عليكم أهل الديار من المؤمنين والمسلمين . وإنا إن شاء الله بكم لاحقون أسأل الله لنا ولكم العافية.
Assalamu ‘alaikum ahladdiya-ri minal mu’minin wal muslimiin. Wainna insya Allah bikum la-hiquun, As-alullaha lana walakum al-‘afiya.
Artinya: Salam sejahtera buat kalian wahai penghuni kubur dari kaum mu’minin dan muslimin. Dan insya Allah kami akan menyusul kalian. Aku memohon kepada Allah agar kami dan kalian mendapat ampunan dan keselamatan.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: