Oleh: adhi Nugraha | Juni 9, 2009

puisi ku.

Kisah Abadi

Kini aku terbaring lesu

Mengingat masa lalu

kurasuki rasa rindu

menggugah dalam kalbu

terbayang ingatanku

jemari lembut membelai dadaku

malam terakhir saat didekatmu

Kurasakan ada getaran dalam hatiku

Ingin aku kembali ke masa itu

Berharap pagi datang menatapku lagi

cinta suci perasaan yang lirih

Meskipun harus tak termiliki

biarlah kisah itu akan tetap abadi

tertidur di hati terbenam dalam mimpi

walau semua telah mati

namun dirimu kan selalu dihati

******

Tanpa ku Sadari

Kini baru aku sadari

Cinta hadir tanpa disadari

Kini aku baru mengerti…

Rindu di hati tak bisa terobati

Dengan perlahan tapi pasti

Merasuk kedalam jiwa ini

Perasaan ini takkan pernah aku sesali

Sejenak khilafku…

Lupakan dia yang miliki diriku

Seandainya cinta ini tak pernah terjadi

Seandainya kita tak pernah mengenali

Mungkin takkan ada air mata

Takkan ada hati yang terluka

Saat cinta mengetuk hati

Akupun tak kuasa untuk menghindari

Saat raga terasa sunyi

Aku terbenam oleh rasa yang termiliki

Cinta dalam hidupku

Bersama rembulan aku menangis

Berasam bintang aku bersedih

Mengenangmu…. Segala tentangmu.

*****

Kepergianya Berikan Luka Dihatiku

“ Aku Tak Mau Sendiri ”

Sejak ia pergi tinggalkan diriku

Jauh dari kehidupanku

Aku merasa sunyi hatiku sepi

Jiwaku tak mampu tuk berdiri

Dia tinggalkan aku sendiri tanpa yang menemani

Aku tak tau harus bagaimana? dimana…? pada siapa….?

Aku merasa tiada seorangpun tau

Tentang kesedihan ini kepahitan hidupku

Jelitaku jadila engkau teman hidupku

Teman dalam perjalananku

Agar bisa aku tunjukan jalan

Yang memang ku pilihkan untukmu

Wahai…engkau yang di sana

Kini ku sepi berada di sini

Meratapi terus dan meratapi

Tak pernah ku henti ku tak mau sendiri

Tanpa terasa kuteteskan air mata untuk rasa di hati.

*****

Kado Untukmu

Dikala Sang Surya akan bersinar

Dikala malam tiba menjelang
Disaat itu pula rembulan berhenti bercahaya
Betapa waktu telah berlalu dan hilang entah kemana
Hilang seakan tak pernah kembali

Tiada kado yang lebih berharga dihari ulang tahunmu
Selain kata,

“ Selamat Ulang Tahun ”
Tiada doa yang bisa kupanjatkan
Selain Doa

“ Semoga Panjang umur & Bahagia ”
Tiada Asa yang bisa kurangkai
Selain Harapan

“ Kedewasaan untuk mengantarkanmu menuju Kesuksesan ”
Untukmu untuk dihari bahagiamu untuk yang selalu dihati_Jelita

*****

Semoga Bahagia Selalu

Dalam suka kadang mulutmu tertawa
Dalam duka kadang matamu berkaca
Dalam kaku pikirku terpaku
Dalam waktu langkahku semakin menyatu

Ditengah merahnya mega
Di dalam sunyinya senja
Kutulis sebuah puisi untukmu

Walau kutahu tak menarik bagimu

Sejalan berjalannya waktu
Berputarnya bumi terbenamnya mentari
Dan munculnya bulan di malam hari

Bertambah pula usiamu
Semoga engkau sehat selalu
Selamat ulang tahun sahabatku, ( 10 April )
Karena hanya itu yang dapat aku berikan padamu

Semoga bahagia selalu

Demi masa depan. demi ketulusan
Demi kebahagiaan, demi tuhan dan demi kisah kita

Teruslah berjuang demi orang yang menyayangimu.

*****

Rentang Waktu

Sekian tahun kehadiranmu…

Mempengaruhi orang-orang sekitarmu
Setiap perbuatanmu telah membentuk karaktermu
Setiap langkah telah membawamu mendekati atau menjauhi

Rentang waktu…..
Terkadang membuat kita lupa

Bahwa kita semakin dewasa
Rentang waktu…..
Terkadang membuat kita lupa

Bahwa kita telah berbuat dosa
Rentang waktu…..
Terkadang membuat kita sadar

Bahwa kita hanya manusia yang tak punya apa-apa
Selain jasad yang tak berguna jiwa tak berharta
Rentang waktu…..
Terkadang membuat kita sadar

Bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa
melainkan hati yang ada di dalam dada

Walau engkau berkata…

Bahwa rentang waktu itu berbeda
Tergantung dalam keadaan apa kita berada
Namun Tuhan telah berkata,
“ Hanya Akulah yang tahu umur manusia ”.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: